jajanan anak berkuah

6-Jajanan-Tradisional-Yang-Bikin-Perasaan-Jadi-Bahagia 6-Jajanan-Tradisional-Yang-Bikin-Perasaan-Jadi-Bahagia

infomakanan – Kue-kue tradisional Indonesia punya cita rasa dan bentuk yang beragam. Dari manis sampai asin, dari basah sampai kering. Semuanya lezat! Meski agak susah ditemukan, jajanan lawas masih bisa dibeli jika mau blusukan ke pasar tradisional. Di antara sekian banyak kue khas, jajanan tradisional berkuah punya penggemarnya sendiri. Segar, apalagi jika dinikmati di siang hari yang panas. Berikut merupakan 6 jajanan tradisional yang bisa bikin perasaan kamu bahagia!

1. Petulo

Petulo

Petulo, jajanan tradisional berkuah yang tampilan, bahan dan citarasanya mirip dengan Putu Mayang, jadi salah satu takjil favorit di wilayah Banyuwangi saat Ramadhan tiba. Petulo terbuat dari tepung beras. Ia diuleni hingga kalis lalu diberi beberapa campuran pewarna makanan seperti hijau, pink dan putih. Adonan yang sudah siap kemudian dicetak menggunakan alat khusus, hingga hasilnya seperti mie, selanjutnya adonan tersebut dikukus selama 15 menit. Sementara kuah atau juruhnya terbuat dari santan dan gula merah.

2. Surabi Kinca

Surabi Kinca, banyak ditemukan di wilayah Jawa Barat, salah satunya Bandung. Depot-depot yang menjual Surabi Kinca cukup menjamur di Kota Kembang ini. Salah satunya bisa ditemukan di Surabi Kinca Suji – Eka Rasa yang berjualan di kawasan Jln. Burangrang, Malabar, Lengkong. Surabi terbuat dari tepung beras yang dimasak di atas wajan tanah liat berukuran kecil. Ia kemudian disajikan bersama Kinca atau kuah santan dan gula merah, atau gula merah saja.

3. Kue Putri Mandi

Kue-Putri-Mandi

Masyarakat Riau mengenal jajanan tradisional berkuah ini dengan nama Kue Buah Inai. Tetapi, lebih familiar dengan nama Kue Putri Mandi. Kue tradisional ini terbuat dari tepung ketan yang diadoni, diisi gula merah lalu dibentuk bulatan. Selanjutnya, ia disiram dengan santan. Saat liburan ke Riau, jangan lupa coba ya.

Baca Juga :20 Peluang Usaha Jajanan Sekolah Yang Bisa Di Coba Di 2020

4. Lupis

Jajanan tradisional berkuah selanjutnya yang rasanya nagih datang dari tanah Sumatera. Ia banyak dijumpai di Padang atau Palembang hingga Pulau Jawa. Kue Lupis terbuat dari beras ketan putih, yang dibungkus menggunakan daun pisang. Jajanan tradisional ini berbentuk segitiga yang dimakan dengan kelapa parut dan saus gula merah. Rasanya gurih, manis dan mengenyangkan.

5. Apam Aceh

Apam bukan sekadar kue tradisional. Ia jadi bagian dari budaya dan tradisi yang berlangsung di masyarakat Aceh. Pada setiap Ra’jab, berlangsung tradisi Toet Apam (memasak apam) yang sudah dilaksanakan secara turun-temurun. Selain itu ada juga tradisi Kenduri Apam, jamuan yang berlangsung sebelum Isra Mi’raj. Bahan untuk membuat apam tidak berbeda jauh dengan surabi atau serabi. Ia dimakan bersama kuah yang terbuat dari santan dan gula.

6. Bolu Peca

Bolu-Peca

Jajanan tradisional berkuah selanjutnya yang harus kalian coba adalah Bolu Peca. Ia salah satu kue tradisional khas Sulawesi Selatan. Bolu Peca teksturnya seperti sponge cake. Ia disajikan dengan kuah gula merah. Sajian ini cocok sekali dimakan bersama teh tawar hangat.

Kalian paling suka yang mana ?