10 Nama Jajanan Pasar Khas Jawa Tengah

10 Nama Jajanan Pasar Khas Jawa Tengah

Infomakanan.com – Kehadirannya di tengah pesta tidak dapat digantikan oleh kue-kue dan jajanan kekinian yang makin bervariasi. Di samping itu, nama-nama jajanan pasar khas Jawa Tengah masih bisa ditemukan dengan mudah di pasar serta toko kue untuk menemani ngeteh di pagi dan sore hari. Jajanan pasar memang masih melekat di hati masyarakat, khususnya orang Jawa. Selain murah meriah, jajanan pasar lebih mudah diterima dan cocok dengan lidah masyarakat.

Ya, walaupun sekarang sudah jarang ditemui, jajanan pasar masih dicari-cari dan dipakai dalam acara-acara kebudayaan serta keagamaan di lingkungan pedesaan. Kalau di perkotaan sepertinya sudah sulit ditemukan jajanan pasar. Jika ada yang jual jajanan pasar, pasti langsung diserbu masyarakat, terlebih para pendatang yang sebagian besar berasal dari kampung. Mereka tentunya kangen dengan makanan khas pedesaan yang sederhana dan merakyat. Untuk mengenang jajanan pasar yang mulai dilupakan, bagaimana kalau kita nostalgia dengan jajanan pasar khas Jawa Tengah yang masih eksis hingga sekarang? Nama jajanan pasar satu ini diyakini berasal dari kata marem atau puas dalam bahasa Jawa. Mungkin karena setelah memakan kue ini menjadi puas dan kenyang sehingga dinamai demikian.

Kue ini dibuat dari beras yang dimasak dengan santan dan dibungkus daun pisang, bagian tengahnya diisi sayuran atau daging ayam. Jenang hampir mirip dengan dodol. Teksturnya sama-sama lembek, tetapi rasanya lebih manis. Jajan pasar ini biasa dijual dalam potongan kecil-kecil atau dengan dibungkus plastik. Terdapat banyak variasi jenang dari Jawa Tengah, salahsatunya jenang kudus. Jenang kudus dibuat dari bahan dasar tepung ketan, gula merah, dan kelapa. Apem adalah jajanan pasar berbentuk bulat pipih yang dibuat dari bahan tepung beras, gula, dan santan. Jajanan ini bisa dinikmati begitu saja atau dimakan bersama juruh atau saus gula merah. Apem hingga kini masih merupakan jajan wajib pada acara-acara tertentu di Jawa Tengah seperti selamatan 1000 hari atau resepsi pernikahan. Wajik yang dikenal di masyarakat umumnya yang terbuat dari ketan. Rasanya manis dan legit karena campuran gula jawa dan santan kelapa yang banyak pada kue ini. Sekarang jajan pasar ini sudah banyak dikreasikan dengan berbagai macam rasa, seperti wajik nanas, wajik stroberi, dan wajik nangka. Nama jajanan pasar ini sangat populer sebagai jajanan khas resepsi pernikahan di Jawa Tengah. Lemper yang sudah dibungkus daun biasanya diikat dengan tali dari bambu yang diraut.

Lemper diolah dari beras ketan dimasak dengan santan dan diberi isi abon atau daging ayam. Klepon merupakan kue yang dibuat dari tepung beras ketan yang dibentuk bola-bola kecil dengan isi gula Jawa. Adonan klepon kemudian direbus dalam air mendidih, kemudian disajikan dengan parutan kelapa. Umumnya klepon berwarna hijau, disajikan dalam sudi atau wadah dari daun pisang berbentuk seperti mangkuk kecil dengan jumlah lima sampai enam buah. Semar Mendem bentuknya mirip seperti dadar gulung, bedanya tidak berwarna hijau melainkan kuning pucat. Dari rasanya, kue ini seperti lemper, karena dibuat dari beras ketan dengan isian daging ayam. Yang membedakan dengan lemper adalah pembungkusnya yang dibuat dari dadar. Bahan kue Putu Ayu seperti yang digunakan untuk membuat bolu kukus, yaitu terigu, telur, santan, tepung maizena, dan gula pasir. Tetapi Putu Ayu ditambahkan dengan parutan kelapa yang diletakkan pada dasar cetakan sebelum kue ini dikukus. Rasanya manis gurih, perpaduan dari kue yang manis dengan kelapa parut. Tekstur yang sangat lembut seperti lumpur menjadi asal usul nama jajanan pasar ini. Bahan dasar tepung terigu, kentang, dan telur yang membuat teksturnya lembut. Tampilan Kue Lumpur biasanya dipercantik dengan kismis di atasnya. Bentuk jajanan pasar ini mudah dikenali dari pembungkusnya yang berbentuk kerucut dari janur. Adonan dari tepung beras, tepung sagu, santan, dan gula merah dituangkan ke dalam kerucut dan dikukus. Cara makannya, Clorot didorong dari bagian bawah kerucut agar isinya naik sendiri. Nama-nama jajanan pasar di atas berasal dari Jawa Tengah dan masih eksis hingga sekarang. Apabila mengunjungi kota-kota di provinsi ini, Anda bisa membelinya sebagai oleh-oleh atau dimakan sendiri di tempat.

Asupan MSG dalam jumlah ba­nyak yang terus-menerus dalam jangka pendek akan membuat anak jadi haus, pusing, dan mual. Memengaruhi aktivitas otak atau mengacaukan pembentukan serta pengeluaran neurotransmiter yang memodifikasi suasana hati. Mengganggu atau mengharnbat aliran neurotransmiter sehingga saraf penerima pesan tidak dapat memahami sinyal listrik yang dikirim. Memengaruhi enzim-enzim yang mengatur aktivitas neurotrans­miter. Gejala atau efek yang ditimbulkan oleh zat-zat pembuat alergi tersebut bisa bervariasi, misalnya kurang gairah belajar, kurang kon­sentrasi, meningkatnya kenakalan, mudah mengantuk, cemas, dan daya ingat berkurang. Karma efeknya samar dan tidak begitu nyata, orangtua sering mengabaikan. Kalau anak malas belajar, dianggap ka­rena terlalu sering nonton televisi atau main video game. Wawancara dengan PKL, menunjukkan bahwa mereka tidak tahu adanya BTP ilegal pada bahan baku jajanan yang mereka jual. BTP ilegal menjadi primadona bahan tambahan di jajanan kaki lima karma harganya murah, dapat memberikan penampilan makanan yang me­narik (misalnya warnanya sangat cerah sehingga menarik perhatian anak-anak) dan mudah didapat.